Pantai Watulawang Gunungkidul Yogyakarta ~ Seperti juga beberapa pantai lain di Gunung Kidul pantai ini lebih banyak ada karang dan ombak yang besar, tapi yang bikin antik, ada karang yang lumayan besar dan dapat dipakai untuk melihat mengarah lautan, masyarakat lebih kurang atau pengurus bikin jembatan yang dibikin dari bambu yang dipakai untuk melewat ke karang supaya pengunjung bisa ketujuan atas karang dengan aman.

Di atas karang ada gazebo atau gardu pandang menjurus laut yang bisa dipakai untuk melihati lautan atau sekedar utk berpose, anda butuh waspada kalau mau menyeberang ke karang itu lantaran waktu ombak besar dapat beresiko, baiknya anak-anak didampingi oleh orang dewasa.

Sesungguhnya asal nama dari Pantai Watulawang Gunungkidul Yogyakarta merupakan pintu batu, watu (batu) dan lawang (pintu) dipicu di pantai ini ada goa watulawang di muka goa itu ada batu yang punyai bentuk seperti pintu maka dari itu pantai ini dimaksud dengan pantai watulawang, tapi pelancong lebih kenal pantai ini lantaran gardu pandang yang ada di atas batu karang.

Goa yang ada di pantai watulawang sendiri biasa dipakai oleh orang lebih kurang untuk upacara “Nyadran” di bulan Sya’ban di kalender jawa, tidak semuanya orang bisa memasukinya. Kalaupun kata orang sana, goa itu sebagai tapak tilas dari Prabu Brawijaya VI.

Pantai ini pula tidak kalah menariknya dari pantai yang terlebih dulu ada. Barisan pantai yang menyesaki pinggiran selatan Gunungkidul selalu memang eksotik. Penawaran yang berada pada pantai ini pastilah pasir putihnya. Tidak hanya itu pantai ini pula ada dibalik bukit. Tempatnay berada pada dua pantai ada ialah Pantai Indrayanti di samping baratnya namun juga Pantai Pok Tunggal yang ada di dalam timur Pantai Watulawang Gunungkidul Yogyakarta ini.

Ternyata argumen penyebutan Watulawang lantaran pantai ini terdapt dua goa batu yang dipakai orang lebih kurang untuk upacara rutinitas sadranan atau barangkali biasa disebut yaitu upacara Nyadran. Upcara Nyadran merupakan upacara rutinitas yang dijalankan di bulan Sya’ban dalam kalender Hijrian atau kalender Islam).

Dan pintu batu itu cuma terbuka dan dapat dimasuki oleh beberapa orang pada waktu upacara nyadran itu. Bukan orang Jawa kalaupun tidak kenal banyak cerita ataupun legenda yang ada dibaliknya.

Katanya, menuurut banyak sesepuh goa atau masyarakat lebih kurang sebutkan, pantai Watulawang ini merupakan tapak tilas orang Prabu Brawijaya VI. Penyebutan Goa Watulawang lantaran ada batu yang berwujud mirip pintu yang ada di dalam mulut goa.

Pantai ini dipisah jadi dua sisi menurut terletak ialah di sisi pertama ada di dalam samping barat. Pada sisi ini ruangan pantai tidak demikian luas. Akan halnya pada sisi ke-2  yang berada di timur pantai memliki ruangan yang makin luas. Rata-rata yang samping timur ini dipakai jadi kesibukan olahraga air.

Pantai watulawang berada di kecamatan Tepus, Gunung Kidul, Yogyakarta. Jarak dari pusat perkotaan jogja lebih kurang 66 km dan dapat dilakukan dalam tempo 2 jam dengan kendaraan personal.

Kalau anda tahu Pantai Indrayanti dan Pantai Pok Tunggal, pantai watulawang berada antara pantai itu.

Gampangnya anda dapat mengikut lajur ke pantai Indrayanti, seterusnya ketimur sedikit lebih kurang 600-800 mtr. anda dapat mendapatkan plang ketujuan Pantai Watulawang Gunungkidul Yogyakarta.

Akses ketujuan pantai Watulawang masih tanah dan batu-batuan kapur. Pula kalau gunakan mobil cuma bisa dilintasi oleh 1 mobil itu sangat juga serasi dengan lebar mobil.

Untuk layanannya, pantai Watulawang telah punyai sarana yang paling menyuport ialah tersedianya kamar mandi, warung minuman serta makanan,, area parkir, namun juga temat berlindung.

Menarik dan ketarik datang Pantai Watulawang Gunungkidul Yogyakarta? Oleh saja. tinggal targetkan kendaraan ke pantai Indrayanti lalu targetkan ke timu, nach 200 mtr. dari pantai Indrayanti deh sang pantai Watulawang yang elok ini ada.

Kamu bisa menggunakan layanan Sewa Mobil Jogja dari Point Transport untuk berwisata ke Pantai Watulawang Gunungkidul Yogyakarta ini.